Ajang Festival Ekonomi Syariah (FESyar) 2026 Kawasan Timur Indonesia (KTI), merupakan rangkaian kegiatan menuju agenda Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) tahun 2026, yang menyelenggarakan serangkaian kegiatan di antaranya business matching pembiayaan syariah, sharia education, sharia fair, Sharia financing forum, sertifikasi Nazir, tabligh Akbar serta berbagai kompetisi di bidang ekonomi syariah.

Agenda yang mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan melalui Sinergi dan Transformasi Digital” ini, diselenggarakan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Dalam Negeri (KPwDN) wilayah NTB di Mataram, NTB tanggal 10 – 12 Juli 2026, dihadiri berbagai kompetitor yang mewakili KPwDN wilayah KTI di antaranya Wilayah Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.

Salah satu ajang yang menjadi perhatian KPwDN BI se-KTI dalam FESyar 2026 adalah kompetisi yang melombakan lembaga ZISWAF Unggulan dalam Program Pemberdayaan Ekonomi di masing-masing wilayah. Program yang berfokus pada penilaian pemberdayaan ekonomi Lembaga ZISWAF Unggulan sebagai bentuk apresiasi terhadap lembaga pengelola dana sosial yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Pada tahapan final Kompetisi Lembaga ZISWAF Unggulan FESyar KTI 2026 yang diselenggarakan di Hotel Lombok Raya, Mataram pada 11 Juli 2026, dilakukan indepth interview terhadap tiga peserta terbaik dari masing-masing kategori, di antaranya untuk kategori Lembaga Zakat Unggulan diikuti BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan (KPW BI Kalsel), LAZ DPU Kalimantan Timur (KPW BI Kaltim) dan Dompet Dhuafa Maluku (KPW BI Maluku). Adapun kategori Lembaga Waqaf Unggulan diikuti Baitul Waqaf Munzalan Indonesia Kalimantan Barat (KPW BI Kalbar), BMT Insan Samawa (KPW BI NTB) dan Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (KPW BI Sulsel).

Setelah melalui tahapan indepth interview yang dilakukan oleh tim juri yang diwakili unsur praktisi, birokrasi, akademisi dan perwakilan BI, terpilih lembaga ZISWAF Unggulan yang mewakili masing-masing kategori yakni BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan (KPW BI Kalsel) untuk kategori Lembaga Zakat Unggulan, dengan tema diusung Lumbung Pangan Berkah dan BMT Insan Samawa untuk kategori Lembaga Waqaf Unggulan dengan tema diusung adalah Waqaf untuk Ketahanan Pangan berbasis Penggilingan Gabah di Desa Poto, Sumbawa.

Kedua lembaga tersebut menjadi Lembaga Unggul di masing masing kategori dikarenakan memiliki kesamaan dalam ikhtiar membangun ketahanan pangan di masing-masing daerah. Bidang yang menyangkut hajat hidup banyak orang dan mampu menggeliatkan jaringan ekonomi yang lebih luas. Salah satu fungsi yang menjadi perhatian utama Bank Indonesia selain fungsi pengurangan dampak inflasi.

Dalam satu kesempatan, perwakilan Koperasi Konsumen Syariah BMT Insan Samawa, Rai Saputra yang merupakan Ketua Pengurus koperasi menyampaikan rasa syukur atas capaian lembaga sebagai satu satunya perwakilan KPW BI NTB yang menjuarai ajang perlombaan yang diselenggarakan pada FESyar KTI 2026.

“Raihan BMT Insan Samawa sebagai Lembaga Waqaf Unggulan pada ajang FESyar 2026, merupakan hasil diraih semua pihak yang telah mendukung program Waqaf Uang Nazir Waqaf BMT Insan Samawa, dalam pemberdayaan ekonomi di Sumbawa, terutama dalam hajat membangun ketahanan pangan melalui investasi dana Waqaf di sektor pabrik giling gabah di Desa Poto, Kecamatan Moyo Hilir, Sumbawa. Ikhtiar yang telah banyak membantu memudahkan puluhan petani untuk menggiling gabah menjadi beras, dan membantu pemberdayaan masyarakat lokal untuk menjadi pengelola pabrik.” Ujar Rai.

Sebagai bentuk apresiasi atas raihan lembaga ZISWAF Unggulan, penyelenggara FESyar KTI 2026 mengundang perwakilan masing masing lembaga terbaik di bidang Zakat dan Waqaf untuk menjadi pemateri utama dalam Talk show ZISWAF bersama Profesor Raditya Sukmana (Guru Besar Ekonomi Islam Universitas Airlangga) dan Bapak Muhibuddin S,Fil. ME. (Kasubdit Bina Kelembagaan dan Kerjasama Zakat dan Waqaf, Ditjen Bimas Islam Kemenag RI). Masing masing pemenang menyampaikan success story dalam pengelolaan ZISWAF untuk pemberdayaan ekonomi.

Para pemenang yang telah menjuarai masing masing kategori Lembaga ZISWAF Unggulan tersebut akan menjadi perwakilan KTI untuk berkompetisi dengan pemenang lembaga ZISWAF Unggulan masing masing kategori untuk wilayah Sumatera dan Jawa, pada ajang ISEF tahun 2026 yang akan diselenggarakan di Jakarta pada Oktober 2026.