Salah satu program pemberdayaan ekonomi yang telah berjalan selama hampir satu semester ini (sejak Desember 2025), kemitraan antara Baznas Kabupaten Sumbawa dengan Koperasi Konsumen Syariah (Kopsyah) BMT Insan Samawa adalah Program Mufakat (Modal Usaha Bermanfaat Untuk Masyarakat) untuk UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) Mustahiq. Program yang melibatkan Kopsyah BMT Insan Samawa sebagai mitra kolaborator pemberdayaan ekonomi Baznas Kabupaten Sumbawa, untuk UMKM Mustahiq binaan Baznas, dengan fungsi BMT Insan Samawa sebagai koperasi yang mendampingi usaha UMKM mulai dari pengadaan barang produktif untuk berusaha, hingga berjalannya usaha dan membantu fasilitasi produk dengan pasar.

Program pemberdayaan ekonomi yang melibatkan 54 (lima puluh empat) UMKM Mustahiq di tiga Kecamatan seputaran Kota Sumbawa ini, telah memasuki tahapan pembinaan UMKM oleh pendamping dari BMT Insan Samawa baik dari sisi penguatan produk, evaluasi perkembangan usaha serta penguatan promosi usaha melalui skema offline maupun digital. UMKM mustahiq yang telah dijadikan anggota binaan koperasi tersebut selain diperkuat dari sisi usaha, juga diperkuat dari sisi sosialisasi produk ke masyarakat, salah satunya melalui syiar Produk UMKM Mustahiq melalui Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa, dengan program bertajuk Madu tuk Mustahiq (Masjid Peduli UMKM terKlasifikasi Mustahiq)

Program Madu tuk Mustahiq ini secara teknis , pihak BMT Insan Samawa bekerjasama dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Agung Sumbawa menyiapkan instrument dana sosial bersumber dari jamaah masjid, yang melalui dana tersebut dalam dua hingga lima kali perbulan dibelanjakan membeli produk UMKM Mustahiq binaan Baznas Sumbawa dan BMT Insan Samawa untuk kemudian produk tersebut dibagi gratis kembali kepada jamaah Masjid Agung Sumbawa.

Skema ini dilakukan dengan hajat beli dan syiar produk UMKM Mustahiq seputaran Masjid, sehingga diharapkan selama berjalannya program, UMKM Mustahiq tersebut dapat diberdayakan sekaligus diperkenalkan produk mereka kepada jamaah Masjid Agung Sumbawa. Adapun selama masa program berjalan pihak penyelenggara juga akan menyediakan media informasi berupa website (terpampang dalam media spanduk/ banner) yang bisa menghadirkan informasi mengenai usaha dan produk UMKM Mustahiq dengan masyarakat jamaah masjid yang ingin memesan atau membeli produk tersebut jika dirasa cocok.

”Program Madu tuk Mustahiq ini adalah langkah awal kami (BMT Insan Samawa) bersama Baznas Kabupaten Sumbawa dan DKM Masjid Agung Sumbawa untuk membangun skema penguatan dana social berbasis zakat, infaq, sedekah melalui pemberdayaan ekonomi ummat. UMKM menjadi salah satu sasaran utama yang menjadi target penguatan ekonomi kolaboratif ini, karena UMKM merupakan subjek yang paling dominan berkontribusi dalam penguatan ekonomi daerah. Sehingga jika kuat UMKM insyaAllah minimal menjadi salah satu sebab kuatnya ekonomi daerah.” Terang Rai selaku Ketua Pengurus BMT Insan Samawa.

Program pemberdayaan ekonomi kolaboratif berbasis masjid ini, diharapkan ke depan dapat mampu memperkuat lini ekonomi terbawah salah satunya melalui penguatan UMKM mustahiq, karena diharapkan jika kuat UMKM di Sumbawa, diharapkan pula dapat berdampak ke menguatnya ekonomi Tanah Intan Bulaeng.