Sumbawa – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumbawa melalui Komisi Pemberdayaan Ekonomi Ummat (KPEU) menggelar roadshow ke sejumlah lembaga pendidikan Islam dan organisasi masyarakat pada Februari 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja MUI Sumbawa masa khidmat 2023–2028 untuk menghidupkan kembali praktik ekonomi syariah di tengah masyarakat.
Ketua KPEU MUI Sumbawa, Rai Saputra, SIP, menegaskan pentingnya menyatukan kekuatan umat untuk membangun kemandirian ekonomi.
“Umat Islam seharusnya lebih solid karena diikat nilai agama. Melalui sistem ekonomi syariah, kita bisa mewujudkan kemandirian ekonomi umat,” ujarnya.

Dalam roadshow tersebut, KPEU MUI Sumbawa berkunjung ke Pondok Pesantren Deeniyat, MI Al Muttaqin, MI Al Ma’arif, TKIT Al Muhajirin, PGRI Kabupaten Sumbawa, Universitas Samawa, dan Pondok Pesantren Tahfidz Hamalatul Qur’an.
Rai juga memperkenalkan Koperasi Syariah BMT Insan Samawa sebagai mitra MUI Sumbawa. Lembaga yang berdiri sejak 2016 ini kini memiliki lebih dari 500 anggota dengan aset mencapai Rp3 miliar. Dana umat yang dihimpun dikelola secara syariah di sektor produktif, hasilnya kembali untuk kepentingan umat.
Selain itu, MUI Sumbawa bersama para ulama juga mengingatkan masyarakat akan bahaya praktik riba dan mendorong umat Islam untuk kembali menerapkan sistem ekonomi sesuai syariah, agar membawa keberkahan di Tana Samawa.